BANDA ACEH – Harga emas di Banda Aceh hari ini, Senin (20/10/2025), tercatat stabil setelah sempat mengalami penurunan tajam pada akhir pekan lalu. Berdasarkan data dari sejumlah toko emas, harga emas per mayam kini berada di kisaran Rp7.450.000. Angka ini tidak berubah dari harga penutupan Sabtu (18/10/2025).
Sebelumnya, harga emas di Banda Aceh anjlok Rp100.000 dari posisi tertinggi yang sempat menembus Rp7.550.000 per mayam. Penurunan ini mengikuti tren global yang dipengaruhi fluktuasi nilai dolar Amerika Serikat dan ketidakpastian ekonomi dunia.
baca juga : SMPA Kecam Ucapan Bupati Aceh Besar yang Dinilai Feodal
Pasar Emas Kembali Stabil
Kondisi harga yang cenderung stabil dua hari terakhir mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar menjelang pertemuan penting antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Pertemuan ini disebut-sebut akan menjadi penentu arah kebijakan ekonomi kedua negara, termasuk hubungan perdagangan yang selama ini bergejolak.
Ketidakpastian geopolitik, inflasi, dan kebijakan suku bunga global menjadi faktor yang terus memengaruhi pergerakan harga emas. Meskipun demikian, sebagian pedagang memperkirakan harga emas masih berpotensi menguat menjelang akhir Oktober jika tekanan terhadap dolar AS kembali mereda.
Informasi dari Toko Emas Al-Fath di Pasar Ulee Kareng menyebutkan, harga emas hari ini dijual stabil di angka Rp7.450.000 per mayam. Harga tersebut belum termasuk ongkos pembuatan yang berkisar antara Rp100.000 hingga Rp150.000, tergantung tingkat kerumitannya.
“Harga emas hari ini di Toko Emas Al-Fath masih stabil, Rp7.450.000 per mayam. Belum termasuk ongkos. Harga bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pasar,” ujar salah satu pegawai toko.
Harga Emas Antam Ikut Turun
Sementara itu, harga emas bersertifikat Antam yang dikeluarkan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengalami penurunan pada hari yang sama. Berdasarkan situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam untuk pecahan satu gram tercatat sebesar Rp2.415.000. Angka ini turun dibandingkan posisi akhir pekan lalu yang masih berada di sekitar Rp2.430.000 per gram.
Harga buyback (pembelian kembali) oleh Antam juga turun ke posisi Rp2.310.000 per gram. Penurunan ini menandakan pelemahan harga emas global di tengah penguatan dolar dan kebijakan moneter ketat di beberapa negara.
Prospek Emas ke Depan
Analis memprediksi harga emas akan tetap berfluktuasi hingga akhir Oktober 2025. Investor masih memantau pergerakan inflasi, data ekonomi Amerika Serikat, dan potensi perubahan kebijakan suku bunga The Fed.
Di tingkat lokal, permintaan emas perhiasan menjelang akhir tahun diperkirakan meningkat, terutama menjelang musim pernikahan dan liburan panjang. Namun, pelaku pasar di Banda Aceh tetap mengingatkan masyarakat agar bijak dalam membeli emas, mengingat harga dapat berubah sewaktu-waktu.
baca juga : Satpol PP dan WH Aceh Besar Hentikan Aktivitas Pengerukan Pasir Laut di Baitussalam
Dengan kondisi pasar yang belum sepenuhnya stabil, masyarakat diimbau memantau perkembangan harga emas harian melalui sumber resmi seperti Logam Mulia atau toko emas terpercaya di wilayah masing-masing.











