Meulaboh — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Cut Nyak Dhien Nagan Raya memprakirakan cuaca di wilayah Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Senin (25/8/2025), akan cerah sepanjang hari.
Sejak pagi hingga siang, mulai pukul 07.00 hingga 13.00 WIB, masyarakat diperkirakan menikmati suasana cerah berawan. Sinar matahari muncul dari balik awan tipis, memberikan pencahayaan alami yang nyaman untuk beraktivitas, baik ke pasar, sekolah, maupun bekerja.
Baca Juga : Kemiskinan Aceh 6%, Gubernur dan DPRA Tandatangani RPJMA
Memasuki siang hingga sore hari, yakni pukul 13.00 hingga 19.00 WIB, langit Meulaboh masih didominasi kondisi cerah berawan. Situasi ini memberi kesempatan bagi warga untuk melanjutkan aktivitas luar ruangan tanpa khawatir hujan turun mendadak.
Meski begitu, BMKG mengimbau masyarakat tetap menggunakan pelindung matahari karena suhu diperkirakan mencapai 32°C. Suhu panas dipadukan kelembaban tinggi bisa menimbulkan rasa gerah pada siang hari.
Menjelang malam, mulai pukul 19.00 WIB hingga dini hari pukul 01.00 WIB, cuaca diperkirakan berawan. Kondisi berawan juga berlanjut hingga keesokan harinya pukul 07.00 WIB, meski tidak ada potensi hujan. Situasi ini dinilai kondusif untuk istirahat malam.
Secara meteorologis, suhu udara berkisar antara 23°C hingga 32°C dengan kelembaban 70–97 persen. Angin bertiup dari arah barat daya dengan kecepatan sekitar 23 km/jam, cukup menyejukkan udara pesisir tropis.
Baca Juga : Dedikasi Irjen Achmad Kartiko selama Menjabat Patut Diapresiasi
Untuk wilayah udara hingga ketinggian 3.000 kaki, arah angin dominan dari barat laut dengan kecepatan 5 hingga 35 km/jam. Sementara kondisi laut di perairan barat dan selatan Aceh diprakirakan memiliki gelombang setinggi 1,0 hingga 2,5 meter, yang masih tergolong aman bagi pelayaran nelayan.
Dengan kondisi cuaca yang relatif bersahabat, masyarakat Meulaboh dapat beraktivitas dengan nyaman. Namun BMKG tetap mengingatkan agar warga memantau pembaruan prakiraan cuaca secara berkala sebagai langkah kewaspadaan dini terhadap potensi perubahan cuaca.











