Banda Aceh — Kapolda Aceh Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah menyampaikan apresiasi kepada Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko atas dedikasi dan keteladanan selama hampir dua tahun memimpin Polda Aceh. Menurutnya, kepemimpinan Achmad Kartiko menghadirkan berbagai inovasi yang membuat Polda Aceh semakin profesional, solid, dan humanis.
Baca Juga : Kemiskinan Aceh 6%, Gubernur dan DPRA Tandatangani RPJMA
Dalam acara kenal pamit Kapolda Aceh di Aula Meuligo Polda Aceh, Sabtu malam (23/8/2025), Marzuki menegaskan bahwa tradisi pergantian kepemimpinan Polri merupakan bentuk kesinambungan pengabdian dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, dan insan pers harus bersinergi untuk melanjutkan pencapaian.
Sebagai Kapolda Aceh yang baru, Marzuki memohon dukungan semua pihak agar dapat melanjutkan tugas dengan baik. Ia menegaskan, kebersamaan menjadi kunci dalam mendukung implementasi program Asta Cita Presiden RI, khususnya menciptakan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat di Aceh.
Sementara itu, Irjen Pol Achmad Kartiko mengaku momen perpisahan ini sangat bermakna baginya. Selama satu tahun sebelas bulan menjabat, ia bersyukur karena situasi kamtibmas di Aceh tetap terjaga berkat kerja keras personel Polda Aceh serta dukungan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ia juga menyoroti keberhasilan pengamanan Pemilu 2024, Pilkada, serta PON XXI Aceh–Sumut yang berlangsung aman dan tertib.
Baca Juga : Polda Aceh Gelar Upacara Hari Juang Polri 2025
Achmad Kartiko menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya, termasuk tokoh masyarakat, alim ulama, akademisi, hingga insan pers. “Selamat bertugas untuk Marzuki Ali Basyah. Beliau bukan sosok baru di Aceh,” ujarnya. Menurutnya, pengalaman Marzuki di berbagai jabatan strategis, termasuk sebagai Kepala BNN Provinsi Aceh, menjadi bekal penting memimpin Polda Aceh.
Menutup sambutannya, Achmad Kartiko meminta maaf bila ada kebijakan yang kurang berkenan selama menjabat. Ia berharap silaturahmi dengan masyarakat Aceh tetap terjalin meski kini mengemban tugas baru di luar daerah.











