Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Perkuat Kerukunan, FKUB Aceh Singkil Dialog dengan Tokoh Agama

Shoppe Mall

1. Perkuat Kerukunan, FKUB Aceh Singkil Gelar Dialog Bersama Tokoh Agama Non-Muslim”

INews Aceh Perkuat Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Aceh Singkil menggelar dialog terbuka bersama sejumlah tokoh agama non-Muslim sebagai upaya memperkuat harmoni dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk, Senin (8/7/2025), di Gunung Meriah.

Dialog ini dihadiri oleh para pemuka agama, perwakilan masyarakat sipil, dan unsur FKUB yang dimoderatori oleh Mustafa Naibaho. Ia menegaskan pentingnya peran pemuka agama dalam menjaga ketenangan sosial dan merawat kerukunan di tengah keberagaman keyakinan.

Shoppe Mall

“Tokoh agama punya peran penting di tengah-tengah kehidupan umat beragama dalam menjaga kerukunan,” ucap Mustafa.

“Kondisi ini harus terus kita jaga agar indeks kerukunan terus meningkat,” tegasnya.


2. Artikel Opini: “Peran Strategis Tokoh Agama dalam Merawat Toleransi di Aceh Singkil”

Dialog yang difasilitasi oleh FKUB Aceh Singkil dengan para tokoh agama non-Muslim baru-baru ini menjadi contoh konkret bahwa kerukunan bukanlah sesuatu yang terjadi dengan sendirinya, melainkan hasil dari komunikasi dan kerja sama aktif.

Di tengah isu nasional mengenai pendirian rumah ibadah dan intoleransi, Aceh Singkil justru menunjukkan progres positif. Meski masih menyisakan persoalan izin rumah ibadah, iklim sosial di kabupaten ini tetap tenang dan harmonis.

Hal ini tak lepas dari kiprah para tokoh agama. Mereka adalah jembatan antara komunitas dan pemerintah, sekaligus agen edukasi keberagaman yang hidup di tengah masyarakat.

Ini adalah pesan penting bagi semua pihak bahwa kerukunan adalah buah dari niat, usaha, dan keterlibatan semua elemen.

Perkuat Kerukunan
Perkuat Kerukunan

Baca Juga: Tarian Ramphak Geulumbang dari Nanggroe Aceh Darussalam Menangkan Kompetisi Dancing di Italia

3. Perkuat Kerukunan: “Di Balik Secangkir Kopi, Dialog Keberagaman di Gunung Meriah Menguatkan Toleransi”

Senin pagi yang tenang di sebuah café sederhana di Gunung Meriah berubah menjadi ruang diskusi yang hangat. Di sana, para tokoh agama dari komunitas non-Muslim duduk bersama FKUB Aceh Singkil membicarakan satu hal: kerukunan.

Dialog itu bukan sekadar acara formal, tetapi menjadi bukti bahwa keberagaman dapat menyatu dalam komunikasi yang terbuka. Di tengah perbedaan keyakinan, ada satu semangat yang sama—menjaga damai, menjaga kampung halaman.

“Perbedaan itu rahmat,” kata Umma Abidin. Ia menyampaikan dengan sederhana, tetapi dalam maknanya.

Aceh Singkil mungkin belum sempurna. Masih ada tantangan soal pendirian rumah ibadah.

Shoppe Mall

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *